Tampilkan postingan dengan label Metode Penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode Penelitian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Agustus 2026

Menulis Introduction standar jurnal terindeks Scopus Q1/Q2

Step I: Mulai dengan Latar belakang yang menukik ke topik

- Konteks lokal nyambung ke isu global

- Kutip rujukan pakar global

- Jelaskan isu lokalnya

- Kaitkan dengan isu besar/global

Step II: Tunjukkan perdebatan globalnya

- Buat kontras

- Kutip rujukan pakar global

- Kaitkan dengan isu teoretisnya

- Jelaskan permasalahannya

- Amplifikasi masalahnya

Step III: Sisipkan kerangka teori (kalaa template jurnalnya menggabungkan intronya dengan tinjauan pustaka)

- Jangan hanya definisi tapi signifikansi teori

- Kutip rujukan pakar global

- Evaluasi/sintesis penelitian global terkait

- Tunjukkan perdebatan teoretisnya

- Kaitkan dengan konteks spesifik kita

Step IV: Turunkan debal global ke konteks lokal

- Paparkan masalah lokal yang nyambung ke isu global

- Perluas lingkup masalah ke konteks lebih luas

Step V: Tunjukkan research gapnya

- Eksplisitkan kekosongan penelitiannya

- Tunjukkan apa yang sudah dilakukan dan belum dilakukan

Step VI: Sebutkan pertanyaan penelitian

- Sebutkan tujuan penelitian sesuai gap di atas

- Sebutkan pertanyaan penelitiannya

Artikel yang bisa dijadikan contoh "Lost in Theory? Negotiating Translanguaging in Theory-Oriented English Teacher Education"

Rabu, 30 Oktober 2024

How to Review a Research Paper?

Just answer these 5 questions.
1. Significance - Is this research important?
- Does it address an important problem?
- Is the target user of this research identified?
- How other researchers will benefit from it?

2. Novelty - Is this research new?
- How different this research is from other papers?
- Is the novelty clearly positioned?
- Is the gap clearly presented and justified?

3. Methodology - Is this research executed correctly?
- Is the selection of methodology clearly justified?
- Is there something that can lead to faulty results?
- Is the selection of data correct and justified?
- Is the design of the case study correct?
- Is the choice of the experimental setup correct?

4. Verifiability - Can researchers verify this research?
- Is information available to verify contributions?
- Can researchers replicate the findings?
- Are the steps defined to replicate the findings?

5. Presentation - Is the research presented correctly?
- Is this paper well-written & well-structured?
- The paper contains appropriate figures & tables?
- Is this paper free from typo and grammar issues?

Jumat, 24 Mei 2024

Daftar jurnal terindeks Scopus bidang manajemen, akuntansi, dan ekonomi

 No Nama JurnalQuartileUrl
1Asian Journal of Business and Accounting
Q3
https://ajba.um.edu.my/
2ECONOMICS - Innovative and Economics Research Journal
Q2
https://economicsrs.com/index.php/eier/index
3Studies in Business and Economics
Q3
https://sciendo.com/journal/SBE
4Review of Integrative Business and Economics Research
Q3
https://buscompress.com/journal-home.html
5International Journal of Data and Network Science
Q2
https://growingscience.com/ijds/ijds.html
6IMF Economic Review
Q1
https://www.palgrave.com/gp/journal/41308
7Business Economics
Q2
https://www.palgrave.com/gp/journal/11369
8Journal of International Business Studies
Q1
https://www.palgrave.com/gp/journal/41267
9Journal of International Business Policy
Q1
https://www.palgrave.com/gp/journal/42114
10Global Knowledge, Memory and Communication
Q2
https://www.emerald.com/insight/publication/issn/2514-9342/
11Asian Journal of Business Ethics
Q3
https://www.springer.com/journal/13520
12International Journal of Business Science and Applied Management
Q3
https://www.business-and-management.org/
13Studia Universitatis „Vasile Goldis” Arad – Economics Series
Q3
https://sciendo.com/journal/SUES
14South East European Journal of Economics and Business
Q2
https://sciendo.com/journal/JEB
15Journal of Eastern European and Central Asian Research
Q2
https://ieeca.org/journal/index.php/JEECAR
16Asian Journal of  Business Research
Q2
https://ajbr.co.nz/
17International Journal of  Economics and Financial Issues
Q4
https://www.econjournals.com/index.php/ijefi/
18South East European Journal of Economics and Business
Q3
https://journal.efsa.unsa.ba/index.php/see/
19Business: Theory and Practice
Q2
https://journals.vilniustech.lt/index.php/BTP/
20


21Theoretical and Practical Research in Economic Fields
Q4
https://journals.aserspublishing.eu/tpref
22Journal of Distribution Science
Q4
https://accesson.kr/jds/
23Journal of Lifestyle and SDGs Review
Q4
https://sdgsreview.org/LifestyleJournal/
24International Journal of Work Innovation
Q3
https://www.inderscienceonline.com/journal/ijwi
25Science Editing
Q2
https://escienceediting.org/
26Journal of Corporate Finance Research
Q4
https://cfjournal.hse.ru/
27DETUROPE
Q4
https://deturope.eu/
28Journal on Efficiency and Responsibility in Education and Science
Q3
https://www.eriesjournal.com/index.php/eries/index
29IBIMA Business Review
Q4
https://ibimapublishing.com/journals/ibima-business-review/
30Business Informatics
Q4
https://bijournal.hse.ru/en/index.html
31Journal of Sustainability Science and Management
Q3
https://jssm.umt.edu.my/
32Folio Oeconomica Stetinesia
Q4
https://sciendo.com/journal/FOLI
33Studia Universitatis Vasile Goldis Arad, Economics Series
Q3
https://sciendo.com/journal/SUES

Bagi yang ingin submit atau mengetahui lebih jauh dapat mengunjungi laman jurnal-jurnal di atas, terimakasih.

Minggu, 25 Februari 2024

Apa itu Penelitian?

Berikut penjelasan dari Prof. Marzuki B. Khalid dari Universiti Teknologi Malaysia.

Perhatikan contoh berikut:

Seorang manajer sebuah perusahaan produksi mobil prihatin dengan keluhan yang diterima dari pengguna mobil yang mengeluh munculnya suara di papan dashbor dan kursi penumpang belakang setelah beberapa ribu kilometer berkendara.

Ia memperoleh informasi dari para pekerja di perusahaan mobil mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi masalah tersebut. Dia kemudian merumuskan masalah dan membuat tebakan (hipotesis). Dia membuat daftar periksa dan memperoleh persyaratan informasi dari sampel mobil yang representatif. Dia menganalisis data yang dikumpulkan, menafsirkan hasilnya berdasarkan hipotesisnya dan mencapai kesimpulan.

Dari contoh di atas bahwa peneliti (seorang manajer) pertama melewati serangkaian langkah yang berurutan dan sistematis. Kedua, peneliti/manajer tidak langsung membahas kesimpulan, tetapi menggunakan metode penyelidikan ilmiah mencapai kesimpulan.

Dua karakteristik penting dari penelitian adalah pertama sistematis dan kedua mengikuti metode ilmiah pertanyaan.

Definisi Penelitian

  • Mencari fakta atau kebenaran tentang suatu subjek.
  • Melalui penyelidikan ilmiah untuk memecahkan masalah, menguji hipotesis, mengembangkan atau menciptakan produk baru.

Langkah-langkah melakukan penelitian secara sistematis

  • Memahami hakikat masalah yang akan dipelajari dan mengidentifikasi bidang pengetahuan yang terkait.
  • Meninjau literatur untuk memahami pendapat orang lain dalam menangani masalah.
  • Mengumpulkan data secara terorganisir dan terkendali untuk sampai pada keputusan yang sah.
  • Menganalisis data yang sesuai dengan permasalahan.
  • Menarik kesimpulan dan membuat generalisasi.
Penelitian yang bagus
  • Penelitian berdasarkan pada karya orang lain.
  • Dapat direplikasi (diduplikasi).
  • Dapat digeneralisasikan ke kondisi lain.
  • Penelitian didasarkan pada beberapa alasan yang logis dan bersumber teori.
  • Penelitian bisa dilakukan.
  • Penelitian menimbulkan pertanyaan-pertanyaan baru atau memiliki siklus.
  • Penelitian dilakukan bertahap.
  • Penelitian bermanfaat demi kemajuan masyarakat.
Penelitian yang buruk
  • Mencari sesuatu pada saat yang sebenarnya tidak dapat ditemukan.
  • Menjiplak karya orang lain.
  • Memalsukan data untuk membuktikan suatu hal.
  • Menyajikan informasi secara keliru dan menyesatkan pembaca.

Menakar Kualitas Paper kita?

 Berikut 8 (delapan) poin-poin yang disampaikan oleh Dr. Jumintono dari Rumah Scopus, sebelum mengirimkan paper kita ke jurnal yang terindeks scopus:

  1. Judul dan kesimpulan, apakah sudah mencerminkan KONTRIBUSI?
  2. Referensi, apakah sudah didominasi paper-paper terbaik dalam 5 (lima) tahun terakhir?
  3. Bahasa Inggris, bagaimana tingkat keterbacaannya dan pastikan no grammatical error?
  4. Body of paper, apakah sesuai IMRAD Conclusion dengan anatomi yang benar?
  5. Memahami Peringkat Jurnal di Scopus dan di Scimago?
  6. Sitasi dan referensi apakah sudah digital?
  7. Cek kembali hubungan benang merah judul, tujuan paper dan kesimpulan?
  8. Template, scope dan author guideline, apakah sudah sesuai yang diminta jurnal?

Senin, 31 Oktober 2022

Belajar membuat literatur review bagian 2

Di bawah ini merupakan penjelasan dari Prof. Marzuki B. Khalid dari Universiti Teknologi Malaysia.

Apa itu literatur review?

Literatur review sebenarnya adalah membaca karya orang lain sebelum memulai sendiri melakukan penelitian. Literatur review dapat membuka jalan bagi penelitian yang lebih baik. Literatur review dapat membantu dalam mengidentifikasi relevansi dari sebuah penelitian.

Langkah-langkah dalam menyususn literatur review.

1. Menentukan ide secara umum seperti menggunakan sumber-sumber umum.

2. Mencari melalui sumber-sumber sekunder.

3. Mencari melalui sumber-sumber utama.

4. Mengatur catatan anda.

5. Menulis proposal anda.


Tujuan dari literatur review.

1. Untuk membatasi ruang lingkup masalah.

2. Untuk mendefinisikan masalah.

3. Untuk menghindari pengulangan yang tidak perlu.

4. Untuk mencari pendekatan baru.

5. Untuk merekomendasikan metode yang sesuai.

6. Untuk sampel pendapat saat ini.


Bagaimana melakukan literature review?

1. Kata Kunci

2. Konsultasi

3. Sumber Utama

4. Sumber Kedua

5. Kontak



Minggu, 09 Oktober 2022

Belajar membuat literatur review bagian 1

Mengapa bagi seorang penulis penting untuk melakukan literatur review?. Setidaknya ada 2 (dua) alasan penting yang dapat menjawab pertanyaan di atas.

  • Untuk mengidentifikasi konsep, ide, dan hasil utama dalam sumber yang relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan.
  • Untuk mengetahui kesenjangan penelitian yang akan mengarahkan penulis untuk menentukan kebaharuan penelitian, pertanyaan penelitian, dan kontribusi pada ilmu pengetahuan. 
    Tujuan melakukan literatur review menurut Prof. Marzuki B. Khalid dari Universiti Teknologi Malaysia sebagai berikut:
  • Untuk membatasi masalah penelitian
  • Untuk mendefinisikan masalah
  • Untuk mengulangi pengulangan yang tidak perlu
  • Untuk mencari pendekatan baru
  • Untuk merekomendasikan metode yang sesuai
  • Untuk sampel pendapat saat ini
Bagaimana melakukan literatur review yang efektif, maka kita dapat melakukan tips di bawah ini:
  • Tentukan kata kunci tertentu
  • Temukan literatur yang relevan disarankan kurang dari 5 tahun terakhir
  • Cari sudut pandang yang luas dari sumber sekunder (review artikel)
  • Pelajari dari sumber primer
  • Buatlah tabel perbandingan yang terdiri dari tahun, penulis, metode, hasil, kelebihan dan keterbatasan.
Dalam menyusun literatur review dapat menggunakan istilah 5C (Five 'C's) menurut Sudhes et.al (2016) yaitu:

Cite : Keep the primary focus on the literature pertinent to yout research problem.

Compare : The various arguments, theories, methodologies and findings expressed in the literature: What do the authors agree on? Who applies similar approaches to analysing the research problem?

Contrast : The various arguments, themes, methodologies, approaches and controversies expressed in the literature: What are the major areas of disagreement, controversy or debate?

Critique the literature : Which arguments are more persuasive and why? Which approaches, findings, methodologies seem most reliable, valid or appropriate and why? Pay attention to the verbs you use to describe what an author says/does (e.g. asserts, demonstrates, etc.)

Connect : The literature to your own area of research and investigation: How does your own work draw upon, depart from, or synthesise what has been said in the literature?

Beberapa contoh:





Sabtu, 08 Oktober 2022

State of the art, research gap dan novelty dalam penelitian

Bagaimana mendapatkan sebuah topik/tema penelitian? Setidaknya ada 4 tips yang dapat dilakukan yaitu:

  • Observasi
  • Mengkritisi dengan review literatur
  • Berinteraksi dengan pihak lain seperti diskusi atau ikut konferensi
  • Beberapa kriteria topik/tema penelitian yang perlu dipertimbangkan yaitu menarik, berguna, unik, uptodate, lingkupnya, biaya, dan kapasitas serta keterbatasan peneliti.
Apa itu state of the art (SoTA)? 
Yaitu bagian dari penelitian (dalam skripsi. tesis, disertasi) yang mendeskripsikan relevansi tema penelitian dengan fenomena, trend, data, proses dan analisis sehingga mampu menunjukkan research gap yang diperlukan, literature review yang relevan, dan desain penelitian yang sesuai sehingga mampu menghasilkan novelty yang berdampak pada pengembangan penelitian selanjutnya, baik dari sisi teoritis maupun praktis.

SoTA meliputi:
  • Fenomena sebagai bagian dasar permasalahan.
  • Data untuk memperkuat statement suatu permasalahan.
  • Perspective.
  • Gap untuk menemukan celah kritis dari apa yang seharusnya dan apa yang sedang terjadi.
SoTA dan Research Gap
SoTA akan mengantar penulis untuk menentukan rumusan masalah dan pertanyaan penelitian yang kelak akan masuk pada bagian hipotesis dan tujuan analisis.

Reseach Gap dapat berasal dari 5 (lima) pertanyaan di bawah ini:
  • Apakah ada sesuatu yang bersifat saling kontradiktif dalam dua atau lebih penelitian terdahulu?
  • Apakah ada sesuatu yang teorinya tidak jelas atau tidak bersifat menjelaskan?
  • Adakah sesuatu yang belum berhasil dibuktikan?
  • Apakah sesuatu yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut?
  • Apakah ada sesuatu yang gagal untuk dibuktikan terdahulu?
Mencari research gap dengan mereview penelitian terdahulu (keuntungan, batasasan, gap), apa yang belum dilakukan, dan pertentangan apa yang terjadi. Kemudian apa yang ditawarkan dengan penelitian yang akan dilakukan (original, inovasi).

Contoh Gap dan Novelty (kebaruan sudut pandang yang berasal dari theory).

        Kumar & Govindarajo (2014) telah menyusun beberapa instrument mengenai faktor intention to stay karyawan di dunia kerja, yang pada simpulannya dari hasil kajian studi literaturenya memuat dua puluh empat indikator variabel. Di mana hasil studi Kumar (2014) menemukan bahwa faktor lingkungan kerja merupakan faktor yang paling dominan dalam menentukan kepuasan kerja karyawan dan keputusan untuk intention to stay. Studi ini merupakan studi berbasi re-duplikasi-modifikasi daripada instrument yang dikembangkan oleh Kumar (2014) di mana pada bagian studi ini memetakan instrument berdasarkan kategori teori perilaku dan teori sosial, serta dengan pendekatan middle range theory daripada judgment studi keprilakuan yang menyatakan bahwa manusia dalam menentukan keputusan melalui tiga pertimbangan utama yaitu asas rasionalitas, normative, dan asas psikologi sehingga di penelitian ini ragam instrument tersebut dibentuk dengan pola konstruk fundamental aspect, rational aspect, dan psychology aspect.

Novelty atau kebaharuan penelitian adalah sumbangan hasil atau luaran penelitian terhadap penyempurnaan ilmu pengetahuan dan atau produk teknologi aplikatif untuk kesejahteraan masyarakat. Berikut gambar novelti dari tiga jenis penelitian.

Tinjauan kebaharuan penelitian mencakup 3 (tiga) hal sebagai berikut:
  1. Kelebihan akurasi penjelasan dan koreksi terhadap kesalahan sebelumnya dibandingkan teori, konsep atau azas ilmu yang ada.
  2. Memiliki keunggulan spesifik dibandingkan produk/teknologi yang sudah ada (waktu, kemudahan bahan, harga, dll).
  3. Ditunjukkan state of the art/ perkembangan ilmu terakhir.
Di dalam proposal penelitian hendaknya mencantumkan kejelasan kebaharuan penelitian seperti"
  1. Penjelasan urgensi atau manfaat penelitian setelah pernyataan tujuan.
  2. Kontruksi konseptualisasi kebaharuan dalam penjelasan teori atau tinjauan pustaka.
  3. Indikator capaian parameter pada metode dan hasil penelitian.

Tulisan ini bersumber dari Prof. Dr. Dyah Mutiarin, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Senin, 19 September 2022

Pelanggaran Etika Publikasi

Dunia publikasi tentu memiliki sebuah etika atau norma. Sayangnya, tanpa kita sadari sudah melanggar etika publikasi itu sendiri. Berikut tiga bentuk dan model praktek riset dan publikasi yang dianggap tidak beretika, yaitu:
1. HARKing
2. Cherry-picking
3. P-Hacking

Apa itu HARKing?
HARKing berarti berhipotesis setelah hasil penelitian diketahui. HARKing adalah praktik penelitian yang dipertanyakan (questionable research practice) dimana seorang peneliti menganalisis data, membangung hipotesis berdasarkan hasil itu, dan kemudian menyajikannya seolah-olah penelitian telah dirancang, dilakukan, dan dianalisis atau setidaknya berorientasi untuk menguji hipotesis itu (padahal hipotesisnya baru dibuat belakangan setelah selesai pengumpulan dan analisis data).

Kemudian, apa yang dimaksud dengan Cherry-picking?
Orang yang 'memetik ceri' tidak akan 'memilih buah yang tampak tidak bagus/tidak enak'. Jadi, peneliti yang memilih ceri adalah mereka yang memilih dan melaporkan hasil penelitian apa pun yang mendukung hipotesis mereka.

Selanjutnya, apa sih itu P-hacking?
P-hacking adalah praktik penelitian yang dipertanyakan dimana seorang peneliti terus-menerus menganalisis data, dengan cara yang berbeda, sampai hasil yang signifikan secara statistik diperoleh; tujuannya bukan untuk menguji hipotesis tetapi untuk memperoleh hasil yang signifikan, yaitu p lebih kecil dari 5% (p < 0.05).

Pelanggaran etika menulis karya ilmiah
1. Fabrikasi
2. Falsifikasi
3. Plagiarisme
4. Misappropriation of other's ideas
5. Penduplikasian (duplication)
6. Perilaku tidak jujur
7. Pemerasan tenaga peneliti dan pembantu peneliti (exploitation)
8. Perbuatan tidak adil (injustice)

Fabrikasi adalah mengarang dan membuat data atau hasil penelitian. Pemalsuan hasil penelitian (fabrication), yaitu mengarang, mencatat, dan/atau mengumumkan hasil penelitiannya tanpa pembuktian telah melakukan proses penelitian.

Falsifikasi adalah mengubah atau salah melaporkan data atau hasil penelitian, termasuk pembuangan data yang bertentangan secara sengaja untuk mengubah hasil. Pemalsuan data penelitian dengan memanipulasi bahan penelitian, peralatan, atau proses, mengubah atau tidak mencantumkan data atau hasil sedemikian rupa sehingga penelitian itu tidak disajikan secara lengkap.

Plagiarisme adalah menggunakan ide atau kata-kata orang lain tanpa memberikan kredit atau pengakuan. Pencurian prosedur dan/atau hasil (plagiat) dalam mengajukan usul penelitian, melaksanakannya. menilainya, dan dalam melaporkan hasil-hasil suatu penelitian, seperti pencurian gagasan, pemikiran, proses dan hasil penelitian, baik dalam bentuk data atau kata-kata, termasuk bahan yang diperoleh dalam penelitian terbatas (bersifat rahasia), usulan rencana penelitian, dan naskah orang lain tanpa menyatakan penghargaan.

Missapropriation of others' ideas adalah penggunaan informasi khusus tanpa izin (misalnya pelanggaran kerahasiaan pada waktu penelahaan atau review oleh teman sejawat), atau praktik lain yang menyimpang dari yang sudah diterima umum dalam suatu komunitas ilmiah dalam mengajukan proposal penelitian, melakukan penelitian, dan melaporkan hasil penelitian.

Penduplikasian (duplication) adalah temuan-temuan sebagai asli dalam lebih dari satu saluran, tanpa ada penyempurnaan, pembaruan isi, data, dan tidak merujuk publikasi sebelumnya.

Perilaku tidak jujur tampak mencakup baik perilaku tidak jujur dalam penelitian maupun perilaku curang sebagai peneliti. Batasan ini tidak dapat dikenakan pada hal-hal: kejadian yang sejujurnya keliru; pertikaian pendapat sejujurnya; perbedaan dalam penafsiran data ilmiah; dan selisih pendapat berkenaan dengan rancangan penelitian.

Pemerasan tenaga peneliti dan pembantu peneliti (exploitation) seperti peneliti senior memeras tenaga peneliti yunior dan pembantu penelitian untuk mencari keuntungan, kepentingan pribadi, mencari, dan/atau memperoleh pengakuan atas hasil kerja pihak lain.

Perbuatan tidak adil (injustice) sesama peneliti dalam pemberian hak kepengarangan dengan cara tidak mencantumkan nama pengarang dan/atau salah mencantumkan urutan nama pengarang sesuai sumbangan intelektual seorang peneliti.

Menulis Introduction standar jurnal terindeks Scopus Q1/Q2

Step I: Mulai dengan Latar belakang yang menukik ke topik - Konteks lokal nyambung ke isu global - Kutip rujukan pakar global - Jelaskan isu...