Step I: Mulai dengan Latar belakang yang menukik ke topik
- Konteks lokal nyambung ke isu global
- Kutip rujukan pakar global
- Jelaskan isu lokalnya
- Kaitkan dengan isu besar/global
Step II: Tunjukkan perdebatan globalnya
- Buat kontras
- Kutip rujukan pakar global
- Kaitkan dengan isu teoretisnya
- Jelaskan permasalahannya
- Amplifikasi masalahnya
Step III: Sisipkan kerangka teori (kalaa template jurnalnya menggabungkan intronya dengan tinjauan pustaka)
- Jangan hanya definisi tapi signifikansi teori
- Kutip rujukan pakar global
- Evaluasi/sintesis penelitian global terkait
- Tunjukkan perdebatan teoretisnya
- Kaitkan dengan konteks spesifik kita
Step IV: Turunkan debal global ke konteks lokal
- Paparkan masalah lokal yang nyambung ke isu global
- Perluas lingkup masalah ke konteks lebih luas
Step V: Tunjukkan research gapnya
- Eksplisitkan kekosongan penelitiannya
- Tunjukkan apa yang sudah dilakukan dan belum dilakukan
Step VI: Sebutkan pertanyaan penelitian
- Sebutkan tujuan penelitian sesuai gap di atas
- Sebutkan pertanyaan penelitiannya
Artikel yang bisa dijadikan contoh "Lost in Theory? Negotiating Translanguaging in Theory-Oriented English Teacher Education"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar